#SEEBORNEO

Aplikasi Tiket Pesawat Traveloka – Murah dan Mudah

Tiap menjelang liburan, saya selalu cek harga tiket pesawat untuk berlibur ke luar kota. Tapi selalu saja ada kendala. Kalau bukan soal harga yang tidak cocok, waktu yang jadi kendala. Masalah juga sering muncul selama proses pemesanan, misalnya lamanya proses pemesanan tiket pesawat.
Masih ingat kan dengan situs pemesanan tiket traveloka.com yang pernah saya review dulu? Nah, ternyata untuk mempermudah pelanggan mereka juga telah mempunyai  aplikasi tiket pesawat yang bisa di-download di handphone Android.
Tiket pesawat  app  Traveloka ini bisa membuat kegiatan traveling jadi lebih murah dan mudah, tinggal pencet-pencet di handpohe eh tinggal terbang. Mau tahu kelebihan aplikasi tiket pesawat  Traveloka?
1) Banyak destinasi menarik
Untuk saya yang ingin menjelajahi tempat wisata di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tiket pesawat app Traveloka menawarkan berbagai pilihan penerbangan murah keseluruh penjuru  Indonesia. Selain itu, aplikasi tiket pesawat ini juga menawarkan rute internasional.
2) Harga dan maskapai bervariasi
Lewat aplikasi tiket pesawat Traveloka, Anda bisa memilih berbagai maskapai dan tiket dari yang paling murah sampai yang paling mahal. Saya sendiri sih yang penting murah dan selamat sampai tujuan, tak peduli mau pakai maskapai apa.
3) Banyak cara membeli tiket
Dulu kalau mau beli sesuatu secara online, uang saya sering kena potongan macam-macam biaya.  Hal tersebut tak berlaku di app Traveloka.  Layanan pencarian tiket online ini menyediakan sejumlah metode pembayaran (ATM, kartu kredit, internet banking dsb.) melalui berbagai  jenis bank,  sangat memudahkan pemesanan tiket pesawat. Selain itu, pesan tiket pesawat di aplikasi ini juga tidak dikenakan biaya tambahan.
4) Duit tidak hangus
Ini yang terpenting: uang aman. Pastinya tidak ingin uang kita hangus kan? Saya pernah tidak sengaja transfer jumlah yang salah. Untungnya, setiap pemesan Traveloka mendapatkan refund apabila mengalami masalah seperti ini.
Masalah pemesanan apapun bisa dibantu oleh Customer Service Traveloka yang siap 24 jam. Anda bisa email, chat ataupun langsung via telpon, pas banget bagi yang hunting tiket murah tengah malam J
Happy Responsible Travel!


Read more »

[Foto] Meratus Forest by Saipullah

Pegunungan Meratus yang membentang dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur merupakan salah satu bentangan hutan yang masih tersisa di pulau yang mendapat julukan paru-paru dunia ini. Puncak tertinggi  Pegunungan Meratus hanyalah 1.901 meter di atas permukaan laut yang berada di Gunung Besar dengan dengan Puncak Halau-Halau.

Berikut foto-foto di pedalaman hutan Meratus yang masih alami oleh Saipullah (Full Srg), seorang fotografer dari Barabai, Kalimantan Selatan yang diabadikannya dalam perjalanan menjelajahi eksotisme hutan perawan di Kalimantan. Enjoy…












 Happy Responsible Travel!


Read more »

(Giveaway) Syukuran Web Baru Batanjungan.com

“Tes satu..dua..tiga..percobaan” 

Beritanya lagi ngetes toa di mesjid. Tapi gak jadi karena dimarahin sama kaum (marbot)nya.

Ehm..jadi gini, berhubung lagi baru bikin web baru khusus untun jualan trip biar gak kecampur sama cerita perjalanan di blog Backpacker Borneo. Jadi rencananya mau syukuran dengan bagi-bagi kaos buat pembaca setia blog Backpacker Borneo.

Sebelumnya saya mau perkenalkan dulu web barunya, urlnya bisa dibuka di batanjungan.com dengan nama Backpacker Borneo Tour. Kenapa dinamakan batanjungan.com? walau terdengar tidak familiar namun sebenarnya simple pemilihan alamat tersebut karena “batanjungan” sendiri artinya jalan-jalan dalam bahasa Dayak.

Tour utama yang di website Backpacker Borneo Tour adalah #Opentrip Bromo Sunrise Adventure yang berangkat tiap malam minggu dari malang yang sudah berjalan rutin dari beberapa bulan yang lalu, selain itu juga ada beberapa pilihan seperti Ranu Kumbolo, Taman nasional Tanjung Puting dan Kepulauan Derawan yang juga akan dibuka rutin tiap 2 minggu sekali.

Oke, cukup sekian dulu untuk perkenalannya, langsung saja kita masuk ke bagian paling penting, yaitu gimana cara ikutan Giveaway ini biar bisa dapentin kaosnya. 

Waktunya?

Giveaway ini dimulai sejak potingan ini dipublish sampai dengan paling lambat jam 12 malam tanggal 22 Oktober 2014

Hadiahnya apa?

Ada tiga buah kaos dari saya, 1 kaos “Backpacker Borneo” yang berwarna orange dan 2  kaos “Traveler from South Borneo”.

 
Kalau ada yang mau nambahi hadiahnya silahkaan…

Caranya gimana?

  1. 1. Syarat utama ikutan give away ini harus punya akun twitter, facebook dan google+.
  2.  
  3. 2. Caranya buka link tentang Open Trip mingguan ke gunung Bromo di sini (link)
  4.  
  5. 3. Trus klik tombol share yang ada di bagian atas melalui Twitter, like facebook dan klik google+ (Harus semuanya ya)
  6.  
  7. 4. Lalu wajib follow Twitter @batanjungan dan like facebook Wisata Murah Gunung Bromo
  8.  
  9. 5. Dan yang terakhir komen di bawah postingan ini kalau kamu udah ikutan giveaway ini, cantumkan juga nama akun twitter kamu.
  10.  
  11. 6. Selesai…mudah bukan?!

 Pengumuman pemenangnya kapan?

Tiga orang yang berhak mendapatkan kaos tersebut akan diumumkan langsung melalui twitter @batanjungan pada tanggal 24 Oktober 2014.

Nentuin Pemenangnya gimana sih?

Buat nentuin pemenangnya simple juga kok, biar adil ntar akun twitter semua yang ikut di tulis di atas kertas trus di kocok dalam botol, 3 nama yang pertama yang keluar, merekalah yang mendapatkan kaos tersebut. Jadi tenang saja, gak  kolusi atau ada pesanan dari sponsor kok. :-)

Ya udah gak usah mikir panjang, buruan ikut cuma modal klik-klik doang kok dan tinggal nunggu kaosnya sampai rumah.

Happy Responsible Travel!


Read more »

Camping di Gunung Batu, Riam Kanan

Trip kali ini sebenarnya berawal dari postingan foto seorang kawan di facebook, lokasi yang bukanlah menjadi tempat yang terkenal untuk camping seperti di Bukit Batas yang sudah mulai jadi destinasi yang baru ngetren di Kalimantan Selatan.
Read more »

Teluk Mayalibit, Pembelah Pulau Waigeo

Perjalanan saya di Raja Ampat kali ini memang tanpa Itenerary yang jelas, namun karena penasaran dengan cerita tentang batu di Teluk Mayalibit akhirnya saya memutuskan kesanalah tujuan saya selanjutnya. Untuk menjangkau tempat ini selain dengan kapal juga bisa ditempuh dengan jalan darat.
Bermodalkan petunjuk jalan dari seorang teman dan motornya yang dia sewakan saya berangkat seorang diri, jalannya masih belum beraspal dan hanya diperkeras dengan batu koral, bahkan ada bagian jalan yang runtuh. Di tengah perjalan ada sebuah air terjun yang cukup bagus dan memutuskan untuk mampir mandi ketika perjalanan pulang nanti, hanya satu kali saya berpapasan dengan angkot  berupa mobil  4 wheel drive yang bagian belakangnya di modif sedemikian rupa untuk penumpang duduk. 
Desa Warsambin
Read more »

Mengintip Gunung Kelud Setelah Erupsi

Empat bulan sudah sejak Gunung Kelud memuntahkan isi perutnya , pasir  tampak masih menumpuk di semua halaman rumah penduduk ketika saya datang ke rumah mertua di Kediri, bahkan sampai ada yang sampai dijadikan tempat bermain untuk anak-anak.
Penasaran akan kehancuran yang ditimbulkan, saya bersama istri yang sedang hamil akhirnya mencoba untuk mengunjungi gunung  yang menjadi wisata andalan Kabupaten Kediri tersebut, semakin dekat dengan tujuan, semakin terlihat efek dari lontaran abu dan kerikil dari kawah Gunung Kelud. Walaupun sebagian besar telah diperbaiki, namun masih tampak atap rumah yang hanya di tutupi  terpal oleh pemiliknya.
Gulung Kelud di Kediri, Jawa Timur
Gapura besar bertuliskan “Selamat Datang di Kawasan Wisata Gunung Kelud” menyambut kedatangan kami, tampaknya pariwisata di sini sudah mulai menggeliat,  beberapa bus pariwisata terparkir rapi, karena dari sini mobil pengunjung tidak diperbolehkan untuk melanjutkan naik ke atas, harus dengan angkutan umum yang di sediakan atau naik ojek.
Bagi yang datang dengan sepeda motor masih tetap diperbolehkan untuk membawa motor untuk naik ke atas, jalanan yang mananjak dan berkelok-kelok rupanya menjadi alasan kenapa mobil pribadi dilarang naik hingga ke atas, selain untuk berbagi rezeki dengan supir angkot dan ojek lokal tentunya.
Pemandangan umum yang dilihat
Pohon-pohon tampak meranggas, berdiri tegak tanpa daun karena telah gugur oleh luluhan awan panas, entah masih hidup atau sudah kering kerontang, namun rumput dan sebagian tumbuhan sudah mulai menghijau, dan yang pastinya tanah yang telah dilapisi oleh material dari perut bumi tersebut nantinya kan menjadi semakin subur.
Jalan Misteri atau Mysterious Road adalah satu-satunya objek wisata yang ada di kawasan Gunung Kelud karena hanya berupa sebuah jalan dan keterangan tentang jalan tersebut. Jalan ini dinamakan Jalan Misteri karena walaupun terlihat menajak, namun mobil atau motor yang netral akan maju dengan sendirinya.
Jalan Misteri 
Batas pengunjung
Sayapun penasaran untuk membuktikan Jalan Misteri tersebut, mesin saya matikan, porsneling dalam kondisi netral dan setelah beberapa saat ternyata motor yang saya duduki mulai bergerak maju, persis seperti yang dikatakan orang selama ini. Namun setelah saya perhatikan sampai hampir tiarap di atas aspal, jalan tersebut sebenarnya terlihat menurun, namun secara kasar mata menanjak entah karena kountur tanah atau memang elevasi aspalnya yang membuat fatamorgana.
Jarak 3 kilometer dari Puncak adalah batas yang bisa dikunjungi oleh wisatawan, pagar besi yang terkunci rapat akan menghalangi siapa saja yang mencoba untuk menerobos masuk. Alasan untuk keamanan pengunjung serta jalan yang masih belum stabil membuat kita tidak bisa naik lebih jauh.
Meranggas
Jasa Foto
Namun pemandangan yang dilihat akan sama saja, hamparan pasir dan bebatuan yang menutupi sebagian besar permukaan lembah dan bukit sajalah yang bisa kita lihat sejauh mata memandang, tersisa juga sedikit kayu yang sudah meranggas.
Beberapa warung tampak sudah berdiri di lokasi ini, jasa foto bagi yang tidak membawa kamera, serta teropong yang juga telah tersedia bagi pengunjung yang ingin mengintip bendera merah putih yang berdiri gagah di puncak Kelud yang selalu tertutup kabut.
Menyaksikan kerusakan yang ditimbulkan oleh erupsi Gunung Kelud membuat saya kembali mengingat betapa kecilnya kita di muka bumi ini, batu seukuran kerbau dengan mudahnya terbang hingga beberapa kilometer dari pusat letusan mencerminkan betapa kuatnya daya dorong dari pusat bumi. Abu vulkanik menyebar hingga ke jawa tengah, membuat Kota Jogjakarta memutih laksana tertutup salju.
Semoga pariwisata di kawasan Gunung Kelud kembali normal dan mensejahterakan masyarakat di sekitarnya. Amiin.
Happy Responsible Travel!!


Read more »

Tips Buat yang Pengen Jadi Travel Blogger

Ternyata udah lama tidak berbagi tips kepada pada pembaca setia Backpacker Borneo (emang ada?) sejak menulis tentang panduan lengkap berwisatake Kepulauan Derawan. Nah, kali ini saya akan berbagi tentang tips travel blogging.
Kenapa Travel Blog? Karena itulah yang menjadi spesialisasi backpackerborneo.com, yaitu berhubungan dengan jalan-jalan. Walaupun di luar sana lebih banyak blog yang bagus dan sukses dari blog ini namun dengan menulis tips ini mudah-mudahan blog ini menjadi semakin bagus juga. Oleh karena itu, saya juga mengajak travel blogger lainnya untuk berbagi di sini. Oke silahkan langsung di simak ya…
·         Punya Blog dan suka jalan-jalan
Itu hal pasti yang harus dimiliki kalau ingin menjadi travel blogger. Kalau kamu nulisnya masih di diari buruan sana bikin blog, banyak kok penyedia layanan blog yang gratis seperti blogspot, wordpress, tumblr dan lain-lain.
Selain itu karena temanya jalan-jalan, hobi kelayapan adalah hal  yang harus dimiliki, nggak harus jauh, sekitar rumah juga bisa menjadi bahan blog kok, tinggal bagaimana mengemas perjalanan tersebut ke dalam tulisan.
·         Desain blog
Pilihlah desain yang enak dipandang, karena seringkali walaupun tulisan kamu bagus namun karena desainnya berantakan jadinya pembaca bisa malas untuk melanjutkan. Walaupun desain standar tapi rapi dan ketika mereka ingin membaca tulisan yang lain, navigasi mudah.
Oleh karena itu, penggunaan widget yang tidak terlalu penting sebaiknya tidak usah di pasang karena semakin banyak widged di sidebar atau footer, maka blog akan semakin berat ketika di buka.
Kalau ingin kelihatan lebih professional, ada banyak pilihan template desain blog yang bagus yang bisa di pakai untuk blog dan itu gratis, tinggal Tanya sama om Google.
·         Konsisten
Konsistensi adalah salah satu kunci sukses seorang blogger. Buatlah jadwal postingan seperti seminggu dua kali, seminggu sekali ataupun sebulan dua kali. Seringkali yang terjadi adalah ketika habis jalan-jalan dan masih semangat nulis maka langsung memposting sampai 5 tulisan sehari, tapi kemudian tidak ada postingan sama sekali selama beberapa minggu bahkan bulan. Sebaiknya ini dihindari, salah satu caranya adalah dengan simpan di draft dan jadwalkan tulisan tersebut agar terposting secara otomatis.
·         Maksimalkan SEO (dari Virus Traveling)
Kalo aturannya SEO itu kan kita analisa keyword dulu mana yang optimal mana yang nggak kemudian keyword itu yang dijadiin artikel. Nah, kalau di travel blogger enggak  begitu menurut Bobby Ertanto, jangan. Tapi diganti urutannya.
1.       Bikin Artikelnya
2.       Tag keyword dicari menggunakan tools adwords.google.com yg 'keyword planner'. Cukup 5 keyword saja yg berbeda dan cari yang low competitor tapi yang nyari keyword itu banyak.
3.       Lihat juga di google.com/trends.
4.        Kalau bisa beberapa dr keyword itu ada yang masuk di tulisan.
Itu untuk tulisan. Dari setingan untuk optimasi Onpage SEO:
1.        Keyword ada dijudul, body, meta title, description.
2.       Format link: www.domainkamu.com/langsung-judulnya/ (ga pake tgl, dll)   
·         Metode Penulisan (dari Fahmi Anhar)
Bagi pemula, mungkin akan lebih mudah menulis postingan dengan metode naratif, menggambarkan apa yang dialami selama perjalanan. Alat bantunya bisa dengan sambil melihat foto/video traveling. Salah satu kunci travel blogging adalah memperhatikan gaya penulisan, karena itu akan menjadi identitasmu. Semakin sering kita menulis & membaca, maka akan semakin berkembang juga.
·         Tulisan nggak harus menggunakan bahasa baku, senyaman kamu aja. ( dari The Travelearn)
Tapi, tetap gunakan kaidah-kaidah EYD agar tulisan enak dibaca. Terutama dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik, koma, tanda petik) yang tepat.
Jangan minder kalau kamu nggak punya kamera secanggih DSLR dan cuma punya kamera smartphone. Yang penting, coba asah sudut pengambilan gambar kamu, supaya tetap kelihatan bagus. Utak-atik supaya foto kamu bisa kelihatan oke, misalnya atur White Balance atau Mode. Hanya punya kamera smartphone bukan berarti kamu nggak bisa sesukses travel blogger yang lain kok :)
Buat yang merasa hasil fotonya sudah oke, gue sarankan beri watermark di foto kamu untuk menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab.
Buat judul yang kreatif, tapi tetap mudah ditemukan.  Jadi, di dalam judul itu harus mengandung objek yang akan kamu review. Apalagi buat kamu yang masih pendatang baru ya.
·         Buat catatan ketika di perjalanan (dari Tindak Tanduk Arsitek)
Pergunakan waktu menunggu untuk membuat catatan-catatan, atau menulis draft. Sering dalam bepergian kita dihadapkan pada waktu-nggak-tahu-mau-ngapain. Waktu ini biasanya antara check-in dengan boarding, atau masa-masa menunggu atau di dalam alat transportasi lain (waktu yang cocok buat ngetweet pamer posisimu di mana).
Kalau sudah bosan ngetweet dan chatting, mendingan mengerjakan draft blog. Aku sendiri sangat sering mengerjakan draft blog di dalam travel atau di kereta. Entah kenapa, ide tentang cerita perjalanan lebih mudah meluncur deras ketika dalam perjalanan. Tak jarang perjalanan bulan lalu baru dituliskan di dalam kendaraan berangkat di perjalanan bulan ini. Tak bawa laptop, tulis di gadget pun tak apa, yang penting huruf dan katanya sempat tersimpan dan bisa diotak-atik kemudian. Tulis sebanyak-banyaknya dengan hati, jika nanti ada waktu baru edit dengan rapi.
·         Tips mengatasi blogstuck  (dari Tindak Tanduk Arsitek)
Banyak kondisi malas menulis lagi karena kehabisan ide, atau karena terlalu banyak bepergian, atau bosan dengan tulisan sendiri. Kalau aku mengalami itu, maka aku akan mulai  membaca buku, karena bisa memperkaya diksi dan mendapatkan ide-ide baru. Tak jarang sesudah membaca aku malah punya cara menulis yang berbeda. Kalau begitu, rasanya lebih segar dan bikin bersemangat lagi untuk menulis. Buatku yang tidak menjadikan menulis sebagai pekerjaan utama ini, menulis benar-benar membutuhkan mood, tidak bisa dipaksakan, karena cerita yang dihasilkan merupakan suasana hati.
Cara kedua adalah bertemu teman-teman secara nyata, bukan hanya kontak dunia maya saja. Bagikan ide yang stuck itu untuk mendapatkan tanggapan dari orang lain, sehingga bisa dituangkan dalam tulisan. Latih untuk luwes dalam mengingat, sehingga hasil obrolan tidak terbang begitu saja.
·         Saling Blogwalking  (dari The Travelearn)
Mampir ke blog mereka, komentari tulisan-tulisannya, dan follow blog mereka. Biasanya akan berkunjung balik ke blog kamu, bahkan sampai follow balik. Bukan hanya bisa mengenal banyak travel blogger, tapi kamu juga bisa belajar banyak dari mereka tentang gaya menulis, teknik fotografi, desain blog, hingga aktivasi personal branding.
·         Jalin network  (dari titiw.com)
Jangan cuma gaulnya di komunitas-komunitas traveling aja. Jalin hubungan di komunitas yang masih berurusan dengan traveling. Misalnya gabung ke komunitas "hijau", yang mana bisa jadi wawasan tambahan ketika kita mau nulis tentang eco tourism.
·          Pilah-pilih ajakan media trip atau review (darititiw.com)
Apakah benefit yang mereka berikan setara dengan apa yang wajib kamu lakukan? (Misalnya cuma diminta review resto, tapi minta 5 tulisan) Sehingga win win solution.
Tapi meskipun selektif, be flexible juga. Misalnya kamu diminta review laptop. Sebagai travel blogger, jangan langsung nolak karena kamu pikir nggak ada hubungannya laptop sama traveling. Nah pinter-penternya kita sebagai blogger travel untuk menyulapnya jadi cocok. Misalnya laptop ini karena ukurannya compact jadinya cocok dibawa-bawa pas traveling, ada aplikasi apa yang bikin mudah nulis, dll.
·         Sedikit tips dari Olive's Journey jika ingin terjun di dunia travel blog:
§  Kenali panggilan jiwamu (passionnya kemana), mantapkan tujuannya u/ apa dan konsisten dengan tujuan yg ingin dicapai
§  Berinteraksi dengan lingkungan dan warga lokal saat bertandang ke satu destinasi
§  Bangun jaringan dengan sesama pejalan, bergabung dengan komunitas
§  Menimba pengetahuan dengan membaca dan mengikuti perkembangan di dunia traveling
§   Tidak menutup diri terhadap dunia lain di luar traveling
§   Tulis, tulis dan tulis ide, impian, harapanmu dari setiap perjalanan yang dijalani (selalu bawa note kecil untuk mencatat)
§  Konsisten dengan pilihanmu dan terus belajar untuk mengembangkan diri
§  Bersiap untuk kesempatan yang menghampiri
§   Tetaplah rendah hati

Ada yang mau Menambahkan?


Read more »

9 Alasan Kenapa Anda Harus Mengunjungi Kalimantan

1. Bertemu Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting


2. Bersantai di Kepulauan Derawan


3. Berenang bersama ubur-ubur di Danau Kakaban


4. Danau Labuan Cermin, danau bening dengan dua rasa


5. Menaiki Bamboo Rafting di Loksado


6. Uniknya Pasar Terapung di Lok Baintan


7. Menikmati Sungai Kahayan dari Kapal Wisata


8. Tinggal di Rumah Betang yang masih asli


9. Festival Budaya Isen Mulang di Palangkaraya


Happy Responsible Travel!
Read more »