6 Things To Do in Banjarmasin

1.       Pasar Terapung dan Pulau Kembang
Untuk mengunjungi Pasar Terapung yang berada di Sungai Barito ini kita harus berangkat pagi-pagi sehabis sholat subuh, kita berangkat dengan kapal kecil atau yang disebut dengan Kelotok menuju daerah Kuin dengan beberapa starting poin seperti di Kuin Selatan atau Alalak. Biasanya di pinggir jalan pagi-pagi ada saja yang menawarkan perahu bagi wisatawan yang lewat.
Semakin dekat ke Lokasi semakin murah sewa perahunya. Biasanya tukang perahu juga menawarkan untuk beberapa paket, seperti Cuma ke Pasar Terapung, Pasar terapung dan Pulau Kembang, serta Pasar Terapung, Pulau Kembang dan Pulau Bakut.
Pelabuan Pulau Kembang
Pulau kembang adalah sebuah pulau kecil di tengah aliran Sungai Barito yang penghuninya adalah Monyet yang menjadi daya tarik utama pulau ini. Penunjung berjalan di atas jembatan kayu dengan mengelilingi pulau sambil bercanda dengan monyet-monyet nakal yang ada di pulau ini. Namun yang paling mengganggu sebenarnya bukanlah monyetnya, namun para guide yang bisanya “maksa” ikut kita walaupun minta dibayar hanya seikhlasnya.
2.       Susur Sungai atau Canal Tour
Kota Banjarmasin terkenal dengan sebutan “Kota Seribu Sungai” karena dibelah oleh Sungai Martapura dan anak-anaknya. Dulunya sebelum datang jaman kendaraan bermotor “Jukung” adalah transportasi yang digunakan oleh penduduk Banjarmasin. Sekarang kita juga menyusuri sungai di Banjarmasin dengan menyewa Kapal Kecil yang disebut “Kelotok”. Khususnya dipagi hari akan terlihat disepanjang jalan geliat kehidupan kehidupan warga ditepi sungai, bagi para Fotografer pencinta HI ini merupakan moment yang tetap untuk merekam kehidupan sungai di Banjarmasin.
3.       Wisata Kuliner
Berburu makanan Khas daerah merupakan salah satu hal yang tak bisa dilewatkan ketika berkunjung ke daerah yang baru. Yang tak boleh terlewatkan dari Kuliner Banjarmasin adalah “Soto Banjar”, yang paling terkenal adalah Soto “Bang Amat” yang terleterak di Pinggir sungai, wisatawan yang datang dari Pasar Terapung Lok Baintan biasanya pasti mampir disini, selain itu masih ada alternative lain seperti Soto “Bawah Jembatan”, Soto “Rina” ataupun Soto “Ayam Bapukah” di Banua Anyar.  Malam harinya bisa mampir di Lontong Orari di Jalan Pahlawan. Kue khas Banjarmasin juga patut untuk dicoba, yang paling khas adalah Bingka kentang, dan banyak lagi kue-kue tradisional lain yang hanya ada di Kalimantan dan salah satu tempat untuk mencobanya adalah Pasar Ahad di KM 7.
4.       Mengunjungi Kampung Sasirangan
Kain Sasirangan (Sumber foto)
Kalau di Jawa punya Batik dan Medan punya Kain Ulos, di Banjarmasin mempunyai kain khas tersendiri yang bernama kain “Sasirangan”. Cara pembuatannya tidak ditulis atau dilukis terlebih dahulu namun direndam kedalam cairan pewarna yang dibuat dari bahan Alam. Proses inilah yang bisa dilihat di Kampung sasirangan di daerah Seberang Mesjid, Kelurahan Kampung Melayu Banjarmasin.
5.       Bersantai di “Siring” Tepi Sungai
Siring depan mesjid Sabilal Muhtadin
Banjarmasin tidak punya alun-alun seperti kota-kota lain yang bisa dijadikan tempat nongkrong untuk anak muda, jadinya taman “Siring” di sepanjang sungai Martapuralah yang biasanya dijadikan tempat untuk bersantai oleh anak muda di Banjarmasin. Selain bersantai menikmati sungai di malam hari di seberang Mesjid Sabilal Muhtadin menjadi wisata kuliner Jagung bakar, pengunjung menikmati jagung bakar sambil duduk di atas siring di tepi sungai. Tempat untuk menyaksikan sunset di Banjarmasin adalah di tepi sungai Barito di Pelabuhan Lama di dekat pelabuhan Trisakti.
6.       Wisata Sejarah
Di kota ada sebuah Musium kecil yang terletak di dekat Jembatan Banua Anyar, isinya adalah barang-barang peninggalan jaman perjuangan melawan penjajahan dijaman dulu, selain itu kita juga mengunjungi Mesjid “Sultan Suriansyah” yang berusia Ratusan tahun dengan arsitektur khas Banjar dan komplek Makam Sultan Suriansyah di Kampung Kuin tak jauh dari lokasi makam, tempat ini biasanya dikunjungi setelah datang dari Pasar Terapung yang juga berada di Kuin, disekitar sini juga banyak yang menyewakan Perahu/ Kelotok untuk ke Pasar Terapung.

Tertarik? Datang saja ke Banjarmasin… 

Happy Responsible Travel!
Indra Setiawan (@bpborneo)

Share on Google Plus

About backpackerborneo.com

Adalah sebuah travel blog oleh Indra Setiawan, media untuk memperkenalkan wisata dari Kalimantan dan catatan perjalan menikmati keindahan Indonesia. Silahkan like facebook Backpacker Borneo, follow Instagram @backpackerborneo dan follow juga Twitter @bpborneo untuk update informasi terbaru .

25 komentar :

  1. katanya nasi kuning disana sebagai sarapan dipagi hari yaa?

    BalasHapus
  2. bener banget mas...tiap pagi yg kebanyakan y pasti jual nasi kuning...sama lontong pasangn y biasanya..

    BalasHapus
  3. Indra, jadi pengen ke banjar deh, belom pernah soalnya :(
    kapan ya bisa ke Banjar?

    BalasHapus
  4. ayooo ke bnjrmasin ke loksado juga...promo citilink tuh lumyan kan irit..heheh

    BalasHapus
  5. 6. Ngumpul sama anak-anak traveller Banjarmasin masbro :)

    BalasHapus
  6. heheh...ada tambahan hanyar nah..

    BalasHapus
  7. Kepengen nih ke banjar. Untuk penginapan murah, mana yg direkomendasikan?

    BalasHapus
  8. Hotel Niagara (Jl. Katamso 1),
    tarif mulai dari Rp 40.000 semalam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harga segitu masih berlaku nggak di tahun ini dan dibulan ini om ?

      Hapus
  9. Pengen ke kalimantan (entah kapan).. oia gak pernah kepikiran gak? memposting artikel yang menyajikan foto-foto trip ke lokasi penebangan hutan yang terjadi di kalimantan?.. sory kalo terkesan aneh.. tapi buat saya "unik" aja gituh.. mencintai Indonesia seutuhnya.. apa adanya.. hehehe :p

    About this article, saya pribadi sangat mengapresiasi tulisan tentang daerah-daerah timur Indonesia (ehh.. kalimantan/Borneo beneran masuk Indonesia timur kan?), tentu ini tidak berarti tidak mengapresiasi artikel-atikel tentang daerah dari bagian ndonesia yang lain. Namun lebih karena informasi tentang bagian timur Indonesia menururt saya masih kalah dibanding bagian lain. Entahlah...

    BalasHapus
  10. hehe...makasih banyak bung atas masukannya....boleh juga tuh idenya mudah2n ada kesempatan untuk memotroe ttg itu juga...

    dan kebetulan selama ini kebanyak jalan ke daerah timur jadi atrikelnnya kebannyakan ttg daerah timur...hee

    BalasHapus
  11. misi mas,mau tanya ,kira-kira budget yang harus di siapin buat ke banjarmasin selama 3hari berapa ya ? berangkat dari semarang . matursuwun .

    BalasHapus
  12. silahkan buka d sini mas...udah lengkap... www.backpackerborneo.com/2012/02/itinerary-backpacking-di-kalimantan.html?m=1

    BalasHapus
  13. Sepertinya saya hanya minus #4 saja :) tapi sudah sempat beli kainnya di pasar

    BalasHapus
  14. Sep dah...lengkap klo gtu..walau ssbenarnya masih banyak selain yanh d atas..

    BalasHapus
  15. Hai, Mas Indra... aku mau tanya.
    kalau transport dari Tanjung Puting ke Pasar Apung gimana ya? Trims mas...

    salam kenal.. Blognya keren :)

    @premous

    BalasHapus
  16. Salam kenal juga...dari Pangkalan Bun bisa naik bus ke Banjarmasin....baru dari banjarmasin nyewa kelotok buat ke sana...

    BalasHapus
  17. Pentinggg banget... :)
    Suka bingung kalo mo beli tiket murah ke Banjarmasin...Ada apa di sana? Inilah jawabannya. Toppp banget.

    BalasHapus
  18. jadiii....jangna ragu buat beli tiket ke bjm...di kalsel juga masih bnyk yg bisa di exsplore..

    BalasHapus
  19. Sudah lama nggak ke Banjarmasin...

    Bagaimana dengan jembatan barito? Masih baguskah untuk dikunjungi?

    BalasHapus
  20. iya donk masih bagus...cuma sekrang udah lbih terasa agak goyang klo ada yg lewat ..hee

    BalasHapus
  21. Hotel yang murah di mana ya?pengen jalan2 d sekitar masjid sabilal muhtadin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di sekitar Jl. Niaga banyak kok hotel mirah..dekat dari sana..

      Hapus
  22. kalo penginapan murah dekat jl barito hilir dmn ya?

    BalasHapus
  23. salam kenal. yeni - palu
    ada itinerary 5hari ga Mas? untuk akhir tahun ini.
    sarana transportasi di sana bila solo traveler apakah memungkinkan?
    terima kasih.

    BalasHapus