14 Hal Yang Bisa Dilakukan di Kota Palangkaraya

Sebagai kota yang tidak terlalu terkenal sebagai tujuan untuk berlibur, kadang orang-orang masih bingung mau ke mana saja dan hal apa saya yang bisa dilakukan ketika berwisata ke Kota Palangkaraya. Berdasarkan pengalaman sebagai pemandu wisata berikut saya coba untuk memberikan rekomendasi 14 hal yang bisa dilakukan ketika berada di Kota Palangkaraya:
1.       Wisata susur sungai
Ini adalah atraksi utamma yang wajib untuk di lakukan ketika berada di Kota Palangkaraya, ada kapal susur sungai yang berada di dermaga tugu pahlawan yang selalu siap untuk mengantarkan anda untuk menikmati keindahan panorama sungai Kahayan dan Rungan. Kapal wisata milik pemerintah ini berangkan setiap hari selama kurang lebih 3 jam sekali berangkat dengan minimun penumpang 25 orang. Selain itu juga ada kapal milik swasta namun lebih mahal karena pasarnya adalah wisatawan mancanegara, namun semua fasilitas di kapal ini full service, dari penjemputan hingga makan dan kamar tidur yang berada di dalam lambung kapal.
2.       Menikmati Baram 
Baram adalah minuman alkohol tradisional suku Dayak yang terbuat dari fermentasi beras ketan, di beberapa cafe mereka telah mengolahnya menjadi minuman yang tidak memabukan, salah satunya dengan menjadikannya coctail baram  yang harus dicoba karena cuma ada di Kota Palangkaraya. Cafe Cilik Riwut yang memadukan galeri perjuangan pahlawan nasional dari Kalimantan Tengah adalah salah atu tempat untuk mencobanya, selain itu Greenleaf Cafe yang berada di Palma juga menyediakan berbagai olahan dari baram.
3.       Berkunjung ke Musium Balanga

Satu-satunya musium yang ada di Kota Palangkaraya ini adalah tempat yang paling cocok untuk di kunjungi bagi yang ingin mengetahui tentang adat dan budaya Suku Dayak. Dari proses kelahiran hingga upacara kematian di jelaskan dengan menarik dengan benda-benda yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dipajang dalam kaca dan tampilan yang menarik, di lantai dua bahkan ada miniatur dari rumah betang dan rumah yang biasa digunakan ketika tinggal di ladang selama berbulan-bulan oleh suku Dayak.
4.       Aburetum Nyaru Menteng
Di sinilah Orangutan yang telah menjadi korban dari lajunya deforestasi kembali di rehabilitasi untuk kembali ke alam liar, di sini bawah yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation mereka di ajarkan kembali bagaimana menjadi Orangutan yang seutuhnya, bagaimana cara naik pohon, membuat sarang hingga mengenali predator yang ada di di sekitarnya. Namun pengunjung hanya diperbolehkan untuk masuk ke pusat informasi dan hanya melihat mereka di kandang besar dari balik kaca, di pusat informasi ini kita juga diputarkan video ketika pelepasliaran dan film pendek tentang orangutan yang menjadi peliharaan hingga kembali ke hutan. Pusat  infomasi ini hanya buka pada hari sabtu dan minggu, diluar itu bagi yang ingin berkunjung harus mengurus di BKSDA setempat.
5.       Bersantai di Danau Tahai

Tak jauh dari dari Aburetum Nyaru Menteng ada sebuah danau berair hitam yang telah dibangun di atasnya jembatan kayu yang pas untuk foto-foto, juga tersedia beberapa tempat untuk bersantai santai menikmati panorama sekeliling yang masih dikelilingi oleh hutan gambut. Bagi yang ingin mencoba aktifitas lain juga ada bebek-bebekan yang tinggal dikayuh untuk berkeliling danau.
6.       Mendaki Bukit Tangkiling
 
Diperlukan waktu sekitar 45 menit untuk mencapai puncak bukit ini, setiba dipucak panorama hijaunya hutan Kalimantan berhiaskan sungai yang meliuk-liuk adalah bonus yang bisa kita nikmati. Waktu terbaik untuk mendaki bukit yang berupa batu-batu ini adalah di pagi hari ketika kabut tipis masih menutupi daerah sekitarnya sehingga kita tampak seperti berada di atas awan, atau di sore hari ketika matahari kembali ke peraduannya, sunset di Bukit Tangkiling adalah salah satu sunset terindah yang bisa dinikmati.
7.       Main seluncuran di Sungai Berbatu
Turun dari Bukit Tangkiling anda bisa menuju desa Sei Gohong yang berada di bawah bukit, desa ini dibelah oleh sebuah sungai yang airnya berwarna merah kehitaman. Ada bagian yang berbatu dan berlumut sehingga pas untuk berseluncur dan berendam untuk menghilangkan lelah setelah mendaki bukit.
8.       Camping di Danau Tahai’i

Walaupun namanya mirip dengan danau tahai sebelomnya, namun yang satu ini sama sekali berbeda dengan yang sebelumnya, untuk meuju ke sana kita terlebih dahulu melalui labirin sungai kecil dengan pepohonan yang masih rapat. Pasir putih yang menghampar merupakan tempat yang pas untuk mendirikan tenda dan danaunya yang tidak terlau luas namun berair bersih sangat menyegarkan untuk berenang. Lebih lanjut tentang Danau tahai’i bisa dibaca di sini (Link).
9.       Berkeliling Pulau Kaja
Pulau kaja adalah pulau pra pelepasliaran Orangutan yang telah lulus “Sekolah Hutan” di pusat rehabilitasi BOSF, di sinilah mereka untuk pertama kalinya dengan bebas bergelayut dari satu pohon ke pohon lainya. Walau begitu, mereka masih di beri makan setiap harinya karena persediaan buah-buahan yang terbatas di pulau ini. Karena Pulau ini bukan tempat wisata, jadi ada beberapa peraturan yang harus di patuhi oleh pengunjung seperti dilarang untuk naik ke pulau dan berinteraksi dengan Orangutan,menjaga jarak maksimal 10 meter serta dilarang mengambil foto Orangutan dengan camera profesional. Pulau Kaja hanya boleh di kunjungi pada hari Sabtu, Minggu, Selasa dan Kamis
10.   Memetik Nanas langsung di kebunnya


Kalau di Malang ada wisata kebun apel, di Palangkaraya juga ada kebun nanas yang bisa menjadi alternatif untuk berwisata. Bukan cuma melihat-lihat, kita juga langsung dijelaskan oleh pemiliknya langsung tentang bagaimana perkebunan seluas 3 hektar tersebut di kembangkan olehnya, tentang beberapa jenis nanas yang di taman serta memetik sendiri dan memakan buahnya yang manis dan segar. Perkebunan nanas ini berada sekitar 10 kilometer dari bukit Tangkiling.
11.   Melihat Tarian Dayak
 
Waktu terbaik untuk melihat berbagai macam tarian Suku Dayak yang mempesona adalah ketika Festival Budaya Isen Mulang yang biasanya dilaksanakan setial bulan Mei. Namul diluar itu juga bisa dengan memesan langsung tarian dari sanggarnya yang khusus performance untuk kita.
12.   Bersantai di Taman Kota
 
Ada dua taman yang bisa dijadikan alternatif untuk bersantai dan bergaul di Palangkaraya. Yang pertama adalah taman kota yang terletak di dekat kantor gubernur, taman ini bisanya rame ketika sore dan malam hari. Relief perjuangan bangsa Indonesia dari jaman penjajahan hingga jaman kemerdekaan menghiasi temboknya, di bagian tengah, tirai air membelah taman menjadi dua bagian. Yang kedua adalah taman Tugu Sukarno, di sebut Tugu Sukarno karena di sinilah pertama kalinya dipancangkan pembangunan Kota Palangkaraya oleh presiden pertama republik Indonesia dan disiapkan sebagai ibukota negara.
13.   Menikmati Sunset dari tepi Sungai Kahayan
Setiap sore, di tiga pelabuhan sungai utama yang ada di Kota Palangkaraya selalu di penuhi oleh masyarakat baik itu untuk sekedar bersantai ataupun memancing, tak lupa pula para penjaja makanan yang datang untuk menawarkan dagangannya kepada para warga yang haus atau sekedar pengen menikmati gorengan sambil menatap sunset. Tiga pelabuhan yang biasanya menjadi tongkrongan adalah Pelabuhan Tugu Sukarno, Pelabuhan Flamboyan dan Pelabuhan Rambang.
14.   Trekking di Taman Nasional Sebangau

Taman nasional ini memang kalah terkenal dengan tetangganya Taman Nasional Tanjung Puting, namun ternyata di sini ada sekitar 6500 Orangutan liar yang tersebar di area hutan rawa gambut yang mendominasi kawasan ini. Menurut petugas di Taman Nasional sangat mudah untuk bertemu dengan Orangutan ketika sedang trekking atau menyusuri sungai dengan kelotok, terkadang mereka hanya bergelantungan di atas pohon di tepi sungai. Keunikan lainnya adalah hutan nipahnya yang cukup luas dan berliku-liku, menyusuri tempat ini dengan longboat atau kelotok adalah salah satu sensasi tersendiri yang tidak bisa didapatkan di tempat lain.
Demikian 14 hal yang bisa dilakukan ketika berwisata di Kota Palangkaraya menurut Backpacker Borneo, ada yang mau menambahkan? 
Tulisan ini dipersembahkan untuk posting bareng dari komunitas Travel Blogger Indonesia dalam rangka #14on14, silahkan di simak tulisan lainya di sini:
·         Astin Soekanto  |  Makna Filosofis 14 Motif Tenun dari Nusa Tenggara
·         Danang Saparudin | 14 hal manis dan murah di Inggris
·         Danan Wahyu | 14 alasan mengunjungi Kerinci
·         Arie Okta | 14 Ragam Wisata Tanah Kelahiran
·         Albert Ghana | 14 Objek Wisata Menarik di Kalimantan Barat
·         Lenny | 14 travel selfie around USA
·         Tekno Bolang | 14 Senja yang Bikin Kamu Galau
·         Fahmi Anhar | 14 Tempat Wisata Menarik di Dubai
·         Wisnu Yuwandono | 14 Foto Romantis di Sekitar Kepulauan Komodo
·         Yofangga | 14 film inspirasi perjalanan
·         Teguh Nugroho | 14 Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Semarang
·         Dea Sihotang | 14 Things to do in Paris
·         Indri Juwono | 14 tindak tanduk asyik di wae rebo!
·         Parahita Satiti | 14 tempat cantik untuk Natarajasana
·         Titiw Akmar | 14 Lagu Momen untuk Traveling
·         Bobby Ertanto | 14 SEO Basic Travel Blogging ala Virus Traveling
·         Adlien | 14 Alasan kenapa harus Traveling Saat Muda
·         Rembulan Indira | 14 Places I want to Share with my Loved One
·         Rembulan Indira | 14 Places I want to Share with my Loved One
·         Wira Nurmansyah | 14 Tips Simpel agar Komposisi Foto makin Kece
·         Olive Bendon | 14 Langkah Menikmati Perjalanan Tak Biasa

Happy ResponsibleTravel!

Share on Google Plus

About backpackerborneo.com

Adalah sebuah travel blog oleh Indra Setiawan, media untuk memperkenalkan wisata dari Kalimantan dan catatan perjalan menikmati keindahan Indonesia. Silahkan like facebook Backpacker Borneo, follow Instagram @backpackerborneo dan follow juga Twitter @bpborneo untuk update informasi terbaru .

71 komentar :

  1. mau komen banyak. hehe
    terharuu sama kisah orang utannya bang. aku jadi bayangin gimana kalo aku yang jadi mereka, malang nian nasibnya :(
    itu danau kenapa airnya hitam bang?
    foto bukit tangkiling awannya bagus bangeet....
    kalo memetik nanas mah di subang juga banyak bang, malah ada tugu nanas di subang. sini dong kapan2 ke area subang travelingnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Warnanya hitam karena zat2 asam akar tumbuhan yang berada di sana...wah baru tau ada tugu nanas ti subang, mudah2n suatu saat bisa ke sana..

      Hapus
  2. Kak Indra, pengen toss baram deh! Hahaha boleh gak ya dijadikan oleh-oleh?

    Btw trims infonya, foto-fotonya juga kece! Jadi pengen kunjungan ke Palangkaraya dan sekitarnya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Entahlah kak...belum pernah nyoba juga...haha

      Ditunggu kedatangannya di Palangkaraya..:-D

      Hapus
  3. Informasi yang sangat lengkap dan berguna Mas. Terima kasih turut membuat saya semakin gatal ke Kalimantan *entah kapan* :D

    BalasHapus
  4. Keren, banyak juga ya yang bisa kita lakukan disana..

    BalasHapus
  5. Saya pilih baram!!! kalau bisa dibawa balik buat stock sebulan! Tapi yang aslinya bukan yang versi cafe

    BalasHapus
  6. Nyobain baram kayaknya asyik banget :-)

    BalasHapus
  7. Sebagai pecinta taman dan sungai, Palangkaraya seems great to me. Tahun ini salah satu wishlist-ku adalah move on dari Jawa.

    Will it be Borneo? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Borneo aja kak....aku tunggu, tingggal di mikir tiketnya aja..di sini gampang ntar..

      Hapus
  8. Baca tentang Danau Tahai’i kok kayaknya menarik banget ya :D apalagi bagian campingnya :D hehe

    BalasHapus
  9. Wuahh.. Gk sabar buat ke palangkaraya tgl 20 - 22 feb ini :D gk sabar buat liat tata kotanya.
    Rencana kita dr pontianak jumat pagi, mungkin sampainya malam, lewat jln trans kalimantan. Tp apa memungkinkan ya buat mengunjungi semua tempat itu dalam waktu 2 hari, krn minggu sorenya kita sudah balik lg ke ptk. Ada saran gk bg buat rute2 tempat wisata yg memungkinkan buat dikunjungi berdekatan? Makasih sebelumnya bg :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. semunya yang di atas bisa dikunjungi kok dalam dua hari...hari pertama bisa yang daerah tangkilig dulu baru lanjut dalam kota palangkaraya di hari kedua..

      Hapus
  10. enak bgt tuh bersantai di danau tahai

    BalasHapus
  11. bagusnya pemandangan dari atas bukti tangkiling

    BalasHapus
  12. Aaaaahhh merindukan sungai gohong... Wktu kecil inget banget diajak bue ke sana..

    BalasHapus
  13. kemaren ga sempet ke palangkaray habis dari derawan, cmn sempet bermalam di Berau, trs dari berau ke Balikpapan tahun baruan..mudah2an lain kali bisa kesana lagi..ngangenin banget...
    btw, ada yg masih pake kartu nama dr kertas? ayo ganti kartu nama kertas Anda dgn kartu nama online, buat dan bertukar kartu nama di berkenalan.com: https://berkenalan.com

    BalasHapus
  14. keren mas pemandangannya, terimakasih ya infonya :)

    BalasHapus
  15. Fix kalo solo trip ke Kalimantan harus mampir kesini nih.
    bisa kali ya main ke rumah backpackerborneo :D

    http://enjoybackpacker.blogspot.com/

    BalasHapus
  16. Wahh tulisan tentang bukit tangkiling nya bikin penasaran.. soalnya banyak orang yang menulis tentang bukit itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..itu satu2nya bukit yang ada di palangkaraya soalnya..

      Hapus
  17. Noted,
    Referensi perjalanan, jika nanti trip ke palangkaraya.

    BalasHapus
  18. Tujuan wisatanya banyak sekali ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih banyak lagi yang lain sebenarnya..

      Hapus
  19. Salam Lestari. Saya rencana Juli ini mau ke Kalimantan dan masih cari informasi untuk bias tinggal dengan suku dayak asli disana. Setelah saya Googling semuanya merekomendasikan ke suku desa dayak di Palangkaraya, menurut saya kalau sudah ada di internet berarti sudah komersil. Nah yang saya cari adalah suku dayak yg belum begitu terjamah oleh dunia luar dan dimana saya bias buat tradisional tato. Apakah mas punya informasi utk itu? Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak semua yang ada di internet komersil, hanya di desa pampang sepengatahuan saya yang komersil. kalau yang tato adanya di kalimantan barat, saya juga belum pernah ke sana.

      Hapus
  20. Yang sudah pernah cuma sunset di Kahayan kayaknya Mas Indra..
    Kemarin waktu di Palangkaraya mau mampir rumah Mas Indra padahal..
    Udah dikasih alamt eh malah gak sempet.. duuuh..
    Next ya Mas kita berjumpa *ngarep.. :D

    BalasHapus
  21. Waduh, udah lama saya pingin ke Taman Nasional Sebangau, semoga di kasih rejeki untuk bisa datang ke sana :)

    BalasHapus
  22. Naah, macem gini ni yang kita cari. Borneo emang mantap2 alamnya. Semoga bisa lekas berkunjung kesana. Salam Wisata Jogja!

    BalasHapus
  23. sering mendarat disini, tapi ga pernh ke salah satu tempat di atas :(

    BalasHapus
  24. Terimakasih atas informasinya sebagai tambahan refrensi untuk saya...
    Silahkan berkunjung ke blog kami :

    www.sundaribalitour.blogspot.com

    Kami siap melayani anda dengan menyediakan transportasi selama berlibur di Bali. Kami juga menyediakan jasa photography tour untuk teman - teman yang ingin prewedding sambil jalan-jalan di Bali.
    kami sangat fleksibel mengenai harga dan waktu, karena kenyamanan anda merupakan prioritas kami. Terimakasih
    Mobile : 085738491514
    Pin BB : 524E0631
    Email : toetsukra@gmail.com / atekakoi@rocketmail.com
    Alamat : Denpasar Barat

    BalasHapus
  25. Ahhhh kemarin gak jadi pergi kesini gara-gara ada urusan kerjaan. Tulisannya keren! bikin makin penasaran pengen kesanaaa :D

    BalasHapus
  26. wah, aku blm pernah ke palangkaraya.. asyik tuh bisa Trekking di Taman Nasional Sebangau :D

    BalasHapus
  27. Wuoo.. keren keren banget ya :D kota palangkaraya :D semoga bisa cepet-cepet kesana deh :D heheh

    BalasHapus
  28. jadi ternyata beneran ada danau berair hitam di palangka .... kra kira air nya ada khasiatnya gak yaa .. karena perubahan warna dari akar2 itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kasiatnya kalo diminum bisa ngilangin haus

      Hapus
  29. Jauh gak dari kota Palangka lokasi danau berair hitam nya? ... btw salam kenal ya :)

    BalasHapus
  30. Salam dari borneo utara, saya mahu tahu, dari bakikpapan ke palangkraya lewat apa ya? Fly? Or ada public transport? Sebetulnya saya punya rencana mau putar satu borneo, from kinabalu-tawau-tarakan-balikpapan/samarinda/labuan cermin-pontianak-kuching-miri-brunei-kinabalu. Saya ingin sekali mau include palangkaraya dan banjarmasin tapi ya di internet juga sulit mau dapat info... jika ada jasa tour sekitar kalimantan, saya mahu tahu dgn details sekali... email:curiostraveller@gmail.com.. makasih mas

    BalasHapus
  31. Satu lagi, ini di luar kalimantan, nah setelah sukses round borneo 3 negara, saya mahu pula ke natuna island di laut china selatan itu..tp info dikit di internet, ada siapa bisa bantu saya? Saya ini suka ke tempat yang touristnya kurang. Natuna itu saya pikir sangat cantik tempatnya, isolated and exotic gitu. Mmm

    BalasHapus
  32. Maaf ini yg ketiga mesejnya, intinya saya lagi pusing on how to move from one place to another place without having to fly to somewhere out of kalimantan? Saya ada baca artikel di internet yang kalau mau ke pontianak dari banjarmasin harus ke jakarta dulu??? Mau move in an island have to get out and come back again to the same borneo? Pusing saya jadinya dgn terbatasnya informasi tentang transportation, sy butuh bantuan di sini utk clarification...jika saya harus guna jasa guide saya sanggup, asal saya bisa putar borneo..saya juga org borneo, tp dari atas situ, sabah malaysia, pada saya kita org borneo harus utamakan duluan pulau besar ini, kemudiannya barulah ke bahagian lain di dunia ini..bantu saya ya informasinya

    BalasHapus
  33. Festival budaya Isen Mulang di selenggaran bulan mei tanggal brpa? Ingin menyaksikan bersama rombongan wisata

    BalasHapus
  34. Boleh kami dishare ke web disparekraf.palangkaraya.go.id, soalnya webnya blm ada isinya.

    BalasHapus
  35. JIka ada paket wisata Palangkaraya, kami siap memasarkan di Makassar

    BalasHapus
  36. Kalau buat org yg baru pertama kali ke palangkaraya recomendnya yg bagus kemana ya... first time neh mau ke palangkaraya,

    BalasHapus
  37. Untuk yang baru pertama kali datang ke palangkaraya bagusnya kemana dulu neh... yang mungkin dijawa tdk ada gt,

    BalasHapus
  38. Satu lagi bisa mengikuti car-free day kalau pas hari minggu, atau mengunjungi Rumah Betang yang ada di Palangkaraya! :D

    BalasHapus
  39. wah palangkaraya, kereenn. kapan yah bisa kesana


    by www.mydaypack.com

    BalasHapus
  40. Waktu kecil aku suka membaca buku dan hampir disaat-saat perjalanan juga saya membac buku baik dalam trvel maupun dalam melakukan rental mobil di bandung, sayang hobi ini saat ini sudah hilang dengan bertuhnya usia saya. salam sapa

    BalasHapus
  41. Penarinya cantik-cantik juga ya orang palangkaraya, jadi ingin sekali lihat kekota ini, kalau boleh tau makanan khas kota ini apa??

    BalasHapus
  42. Info destinasi wisata di Palangkaraya cukup lengkap.
    #Noted
    Sangat pantas Kota Palangkaraya sebagai Ibukota NKRI menggantikan posisi Jakarta.
    Pak Jokowi (Presiden RI), sesegera membuat perencanaan makro dan rencana aksinya untuk memindahkan ibukota negara Indonesia. Mari bersama qta dukung dan endorse perpundahan ibukota negara ini.

    BalasHapus